Perdana Menteri Malaysia Berencana Bertemu Presiden Jokowi, Syahganda: Harus Fokus Tingkatkan Demokrasi di ASEAN

oleh
Syahganda Nainggolan
Syahganda Nainggolan nilai Pertemuan Perdana Menteri Malaysia dengan Presiden Jokowi harus bahas Demokrasi di ASEAN (ist.)

kataberita.id, Jakarta – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berencana mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat. Rencananya, Anwar Ibrahim akan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 9 Januari 2023.

Ketua lembaga Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan menilai pertemuan kedua pemimpin tersebut sangat penting mengingat Indonesia menjadi pemimpin ASEAN tahun ini dan Malaysia memiliki pemimpin baru yang pro demokrasi. Dia meminta agar Anwar Ibrahim dan Presiden Jokowi harus fokus pada peningkatan demokrasi di ASEAN.

“Terutama memberikan sanksi kepada junta militer Myanmar yang mengkudeta dan memenjarakan Aung San Suu Kyi selama 33 tahun. Selain itu kedua kepala negara harus membuat kedua negaranya sendiri, Malaysia dan Indonesia, menjadi teladan dalam demokrasi, yakni memutus praktik-praktik curang dalam sistem demokrasi, seperti kecurangan pemilu dan pembatasan kebebasan sipil, yang banyak terjadi beberapa dekade belakangan ini,” kata Syahganda Nainggolan dalam keterangan pers, Jumat (6/1/2023).

Baca Juga :   Evi Novida Dipecat Jokowi dari KPU, Secara Tidak Terhormat

Menurut dia, demokrasi di ASEAN tentu tidak perlu meniru demokrasi di barat. Dia menambahkan, selain mengambil hal-hal yang baik dalam demokrasi barat, ASEAN perlu memasukkan kebajikan lokal yang berakar pada budaya dari bangsa-bangsa di ASEAN.

“Sebagai komunitas dengan jumlah penduduk sekitar 700 juta jiwa, ASEAN harus mampu menjadi centrum peradaban dunia ke depan. Apalagi, saat ini dunia sedang membutuhkan arah baru setelah selesainya pandemi Covid-19 dan munculnya globalisasi dengan sistem multipolar,” tuturnya.

Baca Juga :   Pakar Hukum: Anies Dikritik itu Aneh, Tapi Kalau Jokowi Wajib dan Harus Dikritik

Adapun mengenai hubungan bilateral kedua negara, Syahganda berharap Anwar Ibrahim dapat membantu 3 juta pekerja Indonesia di Malaysia untuk leluasa dalam menjalankan hak-hak demokrasi menjelang pemilu Indonesia tahun depan.

Menurut dia, hal itu dapat dilakukan antara lain meminta pengusaha Malaysia mempermudah pekerja Indonesia dalam kaitannya dengan pemilu serta menjamin sistem logistik dan keamanan di Malaysia membantu Indonesia secara berkualitas.

Baca Juga :   Untuk Pelanggan PLN, Berikut Cara Ambil Token Listrik Gratis dari Jokowi

Syahganda juga mengapresiasi Anwar Ibrahim yang akan mengadakan temu sahabat dengan tokoh-tokoh aktivis Indonesia di sela-sela kunjungan kenegaraan tersebut.

Dia berpendapat, rencana Anwar Ibrahim itu adalah contoh dari seorang pemimpin yang tidak melupakan sejarah persahabatan masa lalu yang cukup kuat dengan berbagai kalangan politik di Indonesia. “Modal dasar ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan kedua bangsa dan masyarakat ASEAN ke depan,” pungkasnya. (Sindonews/kataberita)