Hadiri Rakernas Projo, Pengamat Sebut Ganjar dan Jokowi Ingin Mereduksi Kekuasaan Megawati di PDIP

oleh -
Jokowi dan Ganjar Pranowo
Jokowi dan Ganjar Pranowo (ist.)

kataberita.id — Pengamat politik, Dedi Kurnia Syah mengatakan bahwa langkah politik Presiden Joko Widodo saat hadir bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Rakernas Projo di Magelang, Jawa Tengah sebagai sikap berseberangan dengan PDI Perjuangan.

Dedi melihat secara politik, kedatangan Jokowi bersama Ganjar Pranowo di Rakernas Projo menyiratkan sikap tidak menghormati PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga :   Wow! Utang Indonesia di Era Jokowi Makin Buncit, Rizal Ramli: Gali Lubang Tutup Jurang

Ditambahkan oleh Dedi, ada pesan politik yang kuat dari Jokowi dan Ganjar sedang ingin mereduksi kekuasaan Megawati di PDI Perjuangan.

“Bukan tidak mungkin memang ada gerakan Ganjar dan Jokowi untuk sama-sama mereduksi kekuasaan Megawati,” katanya mengutip dari Wartaekonomi–jaringan Suara.com, Selasa (24/5/2022).

Dalam beberapa bulan terakhir perbedaan antara Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan makin menguat. Meski di berbagai hasil survei menempatkan elektabilitas Ganjar ada di 3 besar, belum ada tanda PDIP akan mengusung orang nomor satu di Jawa Tengah itu sebagai calon presiden (Capres).

Baca Juga :   Ganjar Pranowo Akui Puan Maharani Adalah Komandan Tempurnya, dan Sosok yang Begini...

Secara terbuka, PDIP sedang bekerja keras menggenjot popularitas Ketua DPR RI Puan Maharani.

Sementara itu, pengamat politik yang juga Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menyebut bahwa ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri akan alami kerugian jika calon presiden (capres) pilihannya berbeda dengan Joko Widodo (Jokowi).

Baca Berita Terbaru dan Terpopuler kataberita.id lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga :   PDIP Tarik Dukungan, Risma Hormati Keputusan Partai