Opung Luhut Dikasih Jabatan Lagi Sama Jokowi, Demokrat Heran: Krisis SDM Handal

oleh
Luhut Binsar Pandjaitan dan Presiden Jokowi
Luhut Binsar Pandjaitan dan Presiden Jokowi (ist.)

kataberita.id — Partai Demokrat mengaku heran dengan langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menetapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Ketua Harian Dewan Sumber Daya Air Nasional.

Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menilai penunjukan tersebut berbanding terbalik dengan sikap Jokowi yang marah-marah di sidang kabinet.

Baca Juga :   Pilkada Solo 2020, Kalahkan Gibran Anak Presiden Sama dengan Kalahkan Jokowi

Padahal, publik menilai Luhut seharusnya mendapatkan teguran dan sanksi setelah membuat kegaduhan berupa wacana penundaan pemilu hingga perpanjangan masa jabatan presiden.

“Penunjukan LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) menjadikan peristiwa marah-marah di sidang kabinet hanya menjadi sandiwara di siang bolong yang tak lucu. Mungkin presiden enggak mikir jika itu mendegradasi kewibaannya,” kata Kamhar dalam keterangannya, Sabtu (9/4/2022).

Baca Juga :   Demokrat Nyinyir Soal Mas Nadiem Duduki Mendikbudristek: Nggak Sia-Sia Ketemu Si Emak...

Kamhar mengatakan, penunjukan Luhut jelas dipertanyakan publik.

Sebab, ia masih mengingat bagaimana Presiden Jokowi mempertontonkan kemarahan dalam sidang kabinet terhadap para pembantunya, khususnya soal adanya wacana penundaan pemilu hingga presiden tiga periode.

Kamhar kemudian menjabarkan sejumlah kegaduhan yang dinilai dilakukan oleh Luhut, mulai dari klaim big data 110 juta orang di media sosial menghendaki penundaan pemilu hingga perpanjangan masa jabatan presiden.