Anggota DPR RI Firman Soebagyo Sebut Petani Milenial Harus Mampu Berinovasi Membangun Sektor Pertanian

oleh
Firman soebagyo
Anggota Komisi IV DPR RI Firman soebagyo (doc/kataberita)

kataberita.id — Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Pertanian di Kabupaten Pati, di Hotel New Merdeka Pati, Kamis (7/4/2022).

Bimbingan teknis ini, bagian dari upaya Polbangtan YoMa meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian, khususnya petani dan penyuluh. Ini sekaligus menopang akselerasi dan kolaborasi petani dan penyuluh untuk pemajuan sektor pertanian di daerah. Di sisi lain juga untuk mendorong lahirnya petani muda (petani milenial) serta wirausahawan-wirausahawan muda di sektor pertanian agar semakin maju, modern dan mandiri.

Baca Juga :   Bambang Hermanto Bersama Kemenperin Gelar Bimtek Wirausaha Baru IKM di Indramayu

Direktur Polbangtan YoMa Dr Bambang Sudarmanto SPt MP melalui Ketua Panitia Penyelengara bimtek, Dr drh Wida Wahidah Barokah mengatakan, materi bimtek ini meliputi smart farming dan integrated farming yang sekarang ini sedang digalakkan untuk meningkatkan SDM. Serta untuk menumbuhkan kewirausahaan muda di sektor pertanian. Serta ada tambahkan pengembangan start up komoditas pertanian.

Baca Juga :   Firman Soebagyo: Uang Rakyat Kecil untuk Jemaah Haji Harus Dilindungi, Bukan Disita, Ini Kan Bukan Korupsi...

“Dari materi-materi ini, dapat diaplikasikan kepada para petani didampingi para penyuluhnya untuk mengembangkan sektor pertanian,” terangnya.

Anggota Komisi IV DPR RI H Firman Soebagyo melalui zoom meeting mengatakan, konsep pembangunan sektor pertanian yang tepat harusnya menjadi bagian dari upaya meningkatkan potensi anak muda sebagai petani milenial.

“Bimtek ini menjadi penting, karena menjadi bagian dari percepatan regenerasi petani milenial kita agar kedepannya mampu berkreasi dan berinovasi dalam pangan kita. Bahkan yang menarik, pangan ini merupakan bagian dari pertahanan negara. Karena ketika terjadi krisis pangan akan terjadi krisis multi di berbagai negara. Seperti dulu saat terjadi krisis ekonomi, yang berujung krisis kepercayaan dan krisis politik,” katanya.

Baca Juga :   Anggota DPR RI dari NasDem Bawa 3 Istri Saat Pelantikan

Direktur Polbangtan YoMa Dr Bambang Sudarmanto mengatakan, sebagian besar petani yang ada sekarang merupakan petani konvensional, sehingga program pembangunan sektor pertanian salah satu upayanya meningkatkan potensi petani milenial.