Firli Bahuri Dilaporkan? Gara-gara Memberikan Penghargaan Kepada Istrinya Soal Hymne KPK

oleh
Ketua KPK Firli Bahuri
Ketua KPK Firli Bahuri (ist.)

kataberita.id, Jakarta — Alumni Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi (AJLK) Korneles Materay melaporkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

Menurut Korneles laporan ini berangkat dari peristiwa pemberian penghargaan kepada istri Firli, Ardina Safitri sebagai pencipta himne KPK.

Adapun pelaporan tersebut dilakukan di Gedung Merah Putih atas dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Baca Juga :   Ramai-ramai Selamatkan Hasto

“Hubungan suami istri ini kami pandang kental dengan nuansa konflik kepentingan,” ujar Korneles dilansir dari GenPI.co di Gedung KPK lama, Rabu (9/3).

Tidak hanya itu, menurut dia, penerimaan himne KPK sebagai hibah juga berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dirinya menilai penunjukkan dan pemberian penghargaan kepada Ardina sebagai pencipta himne KPK memiliki dua permasalahan yang penting.

Baca Juga :   Politisi Gerindra: Anies Enggak Pernah Jadi Capres ya, Sebab KPK Aja Bisa Jadi Ancaman

“Pertama, pemberian penghargaan itu sarat adanya benturan konflik kepentingan sebagaimana termuat dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan,” katanya.

Selain itu, menurutnya, konflik kepentingan tersebut juga diatur dalam Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Benturan Kepentingan di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Seperti diketahui, belum lama ini Firli Bahuri meresmikan peluncuran lagu mars dan himne lembaga antirasuah yang dibuat oleh Istrinya, yakni Ardina Safitri.

Baca Juga :   Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Poyuono: Akan Menghancurkan Cita-Cita Prabowo menjadi Presiden

Adapun kegiatan peluncuran yang berlangsung di Gedung Penunjang KPK itu dibarengi dengan penyerahan hak cipta secara langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (genpi/we/kataberita)