Wow! Muhaimin Iskandar Bakal Lengserkan Kekuasaan PDIP: Optimisme Itu Muncul Karena…

oleh -
Muhaimin Iskandar (Cak Imin)
Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

kataberita.id — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyemangati pengurus dan kader PKB Kota Surabaya saat menghadiri Apel Persada di kantor DPC PKB Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 3 Maret 2022. 

Dia menyemangati kader PKB Surabaya agar memenangkan kontestasi politik pada Pemilu 2024, bahkan bila perlu mengalahkan dominasi PDI Perjuangan di Kota Pahlawan. Cak Imin mengaku bangga PKB Surabaya solid dan siap tempur menghadapi Pemilu 2024 nanti.

“Saya semakin yakin bahwa pada 2024 PKB akan punya gubernur dan punya Wali Kota Surabaya. Optimisme itu muncul karena seluruh pengurus dan kader di Surabaya yang terus berinovasi, terus melakukan langkah-langkah konkret,” ujarnya. 

Baca Juga :   Duh Bupati Boven Digoel Meninggal Setelah ML?

Cak Imin mengaku, dalam amatannya ke-31 PAC tersebut solid dan kompak dalam membesarkan partai.  “31 PAC dengan pasukan yang kuat, saatnya PDIP kita kalahkan 2024. Podo mangan segone kalah terus (sama-sama makan nasi tapi kalah terus), podo rambute ireng tapi onok sing putih juga, masa kalah terus sama PDIP,” ujar Cak Imin memompa semangat kader.

Baca Juga :   PDIP Bagikan 10 Ton Minyak Goreng dan PSI Buka Pasar Murah, Netizen: Sebenarnya Siapa yang Menimbun?

“Sudah berapa wali kota [Surabaya], kita [PKB] tidak pernah punya wali kota. Saatnya kita. Mulai hari ini, kita harus kader NU jadi wali kota, jadi gubernu dan jadi Presiden Republik Indonesia. Amin,” imbuh Cak Imin.

Memang, jamak diketahui Kota Surabaya merupakan basis PDIP. Setidaknya selama lima kali pemilihan kepala daerah, kursi Wali Kota Surabaya dijabat oleh kader PDIP. Diawali oleh Bambang DH yang menjabat sebagai Wali Kota Surabaya selama dua periode, yakni 2002-2005 dan 2005-2010.

Baca Juga :   PDIP dan Demokrat Saling Serang, Omongan Hasto Bikin Panas Kuping Demokrat

Pengganti Bambang DH ialah Tri Rismaharini alias Risma, juga kader PDIP, yang menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dua periode, yakni 2010-2015 dan 2015-2020.  Lalu, sisa jabatan Risma sempat diisi Whisnu Sakti Buana, juga kader PDIP, setelah alumnus ITS itu menjadi Menteri Sosial hingga sekarang. Kini, Wali Kota Surabaya juga dijabat sosok yang diusung PDIP, yakni Eri Cahyadi. (sumber/kataberita)

Baca Berita Terbaru dan Terpopuler kataberita.id lainnya di GOOGLE NEWS