Mantan Politisi Demokrat Sindir Keras Anies: Gubernurnya Tak Cocok Mimpin Jakarta

oleh -
Kolase Ferdinan Hutahaean dan Anies Baswedan
Kolase Ferdinan Hutahaean dan Anies Baswedan (ist. doc. kataberita)

kataberita.id — Ferdinand Hutahaean lagi-lagi mempersoalkan Anies Baswedan. Kali ini, bekas politisi Partai Demokrat itu mempersoalkan pernyataan Anies di tengah-tengah massa buruh yang berunjuk rasa di Balaikota. 

Kemarin, ribuan buruh memadati Balai Kota. Massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) DKI Jakarta meminta Anies mencabut surat keputusan (SK) penetapan Upah Minimum Provinsi tahun 2022.

Anies kemudian mendatangi massa buruh. Dalam kesempatan itu, Anies mengatakan Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan tidak cocok diterapkan di Jakarta.

Baca Juga :   Jreng... KPK Usut Formula E, Ruhut Sitompul: Anies Baswedan Bungkam Seribu Bahasa

“Kita mengatakan formula ini tidak cocok untuk diterapkan di Jakarta. Formula ini kalau diterapkan di Jakarta tidak sesuai,” kata Anies saat menemui massa buruh.

Selain itu, Anies juga mengatakan, pihaknya akan mengirim surat ke Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah untuk merevisi SK UMP yang telah ditandatanganinya. Menurutnya, dalam menghitung UMP harus atas dasar keadilan.

“Jadi itu sudah, kan dikirimkan surat dan sekarang kita sedang fase persembahan, kita berkeinginan agar di Jakarta baik buruh maupun pengusaha merasakan keadilan,” katanya.

Namun, penjelasan Anies tersebut ditanggapi nyinyir Ferdinand. Dia menyebut Anies justru yang tidak cocok memimpin Jakarta.

Baca Juga :   Hasil Audit BPK: Gubernur Anies Sudah Bayar Formula E Sebanyak Rp983,31 Miliar

“Sesungguhnya bukan PP nya yang tak cocok di Jakarta, tapi Gubernurnya yang tak cocok mimpin Jakarta,” tulis Ferdinand di akun Twitter @ferdinandhaean3, Selasa (30/11/2021).

Ferdinand, calon anggota legislatif yang gagal terpilih duduk di parlemen dalam pemilu 2019, lantas menyampaikan alasan mengapa Anies tidak cocok menjadi gubernur.

“Karena kualitas dan kapasitasnya hanya cocok jadi pengajar bukan jd pemimpin daerah,” tambahnya.

Cuitan Ferdinand mendapat tanggapan dari netizen, salah satunya di akun Twitter @Henry84Wu.

Baca Juga :   Cuma Anies yang Dipuji Terkait Data Covid-19 oleh Peneliti Oxford, Gubernur Lain Tidak?

“Pengajar pun ga cocok bang, diajarin teoritisnya segudang. Anak didik yg terinspirasi olehnya pun jadi cenderung teoritis non praktis,” tulis akun Twitter @Henry84Wu.

Ada juga yang tidak sependapat dengan Ferdinand yang memang kerap mempersoalkan kepemimpinan Anies. Akun @RudySurdy mengingatkan Ferdinand untuk tidak perlu mengkritik Anies.

“Sudah lah bang jagan banyak mengkritik Pak Anies biarkan saja Anies dgn kerjanya. Aku lebih suka mendengarkan ke kisruhan di partai Demokrat,” cuitnya. (akurat/kataberita)