Ade Armando Menilai Banyak Mualaf yang Menyebarkan Cerita Bohong…

oleh -
Ade Armando
Dosen Universitas Indonesia Ade Armando (ist. via republika)

kataberita.id — Pegiat media sosial dan akademikus Ade Armando menilai bahwa sudah ada banyak orang yang mengaku mualaf tetapi menyebarkan cerita bohong.

Selain Chyntia De Fretes, ada juga disebut Ade Armando beberapa orang lain yang menyebarkan cerita bohong soal mualaf.

Sejumlah orang yang mengaku mualaf tetapi menyebarkan cerita bohong jelas bukan hal yang patut untuk ditiru.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ade Armando dalam sebuah konten video di kanal YouTube CokroTV pada Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga :   Heboh! Dosen UI Ade Armando Sebut di Alquran Tak Ada Perintah Salat 5 Waktu

“Sebelum (Chyntia De Fretes), ada mualaf bernama Fauzan Al-Azmi. Ia mengaku lulusan S2 Teologi Injil Vatican School di Vatikan. Dia mengaku ayahnya adalah seoranag Cardinal bernama Yohanes Ignatius dan ibunya adalah penyebar Injil,” kata Ade Armando.

“Tapi belakangan diketahui di aitu bukan mualaf. Dari dulu pun dia sudah muslim,” sambungnya.

Lanjut, Ade Armando mengatakan bahwa Ustaz Bangun Samudra juga merupakan seorang mualaf pembohong berikutnya.

Ustaz Bangun Samudra pernah menyebut dirinya merupakan alumni S3 di Vatikan.

Baca Juga :   Viral, Ustadz Steven Ditawari 100 M untuk Kembali ke Agama Sebelumnya

Namun, kebohongannya akhirnya terkuak setelah di Vatikan tidak ada universitas yang mengeluarkan gelar S3.

“Belakangan terbongkar, dia Cuma bersekolah di SMA Katolik Seminari di Kota Blitar, Jawa Timur. Bahkan tidak sempat tamat,” tuturnya.

Lalu Ade Armando menyebut ada nama Steven Indra Wibowo yang mengaku sebagai mantan Romo di Gereja Katederal, Jakarta.

Akan tetapi Steven ketahuan berbohong menjadi mualaf karena ia pernah mengatakan menjadi pastor pada tahun 2000, tetapi yang bersangkutan lahir pada 1981.

“Masalahnya, nggak mungkin seseorang menjadi Imam pada usia 19 tahun karena menjadi pastor di Katolik itu tidak seperti proses menjadi ustadz atau ulama di Islam,” imbuhnya.

Baca Juga :   Apakah ISIS Negara?

“Untuk menjadi pastor di Katolik harus menjalani pendidikan bertahun-tahun dan berat. Jadi nggak mungkin Steven sudah menjadi pastor pada usia semuda itu,” tambahnya.

Terakhir Ade Armando menyebut nama Yahya Waloni yang berbohong menjadi seorang mualaf.

Kini, Yahya Waloni tersandung perkara hukum karena dituduh menghina agama Kristen.