Viral Dirut Garuda Jalan-jalan ke Eropa, Muncul Surat Terbuka untuk Presiden dan Erick Thohir

oleh -
Direktur Utama Garuda Indonesia
Direktur Utama Garuda Indonesia (ist.)

kataberita.id — Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir mendapat surat pengaduan dari yang mengatasnamakan rakyat Indonesia dengan nama tertanda “Raindo Garuda”. pengaduan tersebut dibuat dengan tulisan bertajuk “SURAT TERBUKA UNTUK PRESIDEN DAN MENTERI BUMN”.

Surat terbuka untuk Presiden dan Menteri BUMN ini sudah viral beberapa hari lalu di media sosial, karena isinya membuat warganet geram. Surat tersebut ditulis dengan perihal ‘Moral Jakarta Dirut Garuda Indonesia (Cacat Integritas).

Diketahui dari surat tersebut, menerangkan bahwa Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra jalan-jalan ke Amerika dan Eropa bersama keluarga besarnya selama dua pekan (30/9/2021 – 16/10/2021).

Disebutkan dalam surat terbuka, bahwa ada delapan orang yang melakukan liburan ke Amerika dan Eropa, Dirut beserta lima orang keluarganya, dan dua orang internal yang menjabat sebagai Vice President Personalia dan Ass. Vice President.

Berikut surat terbuka yang ramai diperbincangkan seantero media sosial:

SURAT TERBUKA UNTUK PRESIDEN DAN MENTERI BUMN

Baca Juga :   Irfan Setiaputra Jadi Dirut Baru Garuda, Triawan Munaf Komut

Kepada Yth,
Bapak Presiden Joko Widodo
Bapak Menteri BUMN Erick Tohir
di Tempat

Perihal : Moral Jakarta Dirut Garuda Indonesia (Cacat Integritas)

Dengan hormat,.

Kondisi Garuda Indonesia saat ini sangat berat kelangsungannya, maka dari itu perlu konsentrasi yang penuh dari jajaran Direksi terlebih dalam menghadapi gugatan PKPU di pengadilan niaga dan juga menghadapi kondisi keuangan yang sangat memprihatinkan. Namun ironisnya sikap Dirut Garuda Iran Setiaputra, disaat Perusahaan membutuhkan perhatian untuk mengatasi kondisi yang ada, yang bersangkutan berkeliaran / berlibur bersama keluarga (istri, anak, mantu, dan kedua cucunya) ke Amerika dan Eropa selama 2 pekan (berangkat tanggal 30 September 2021 dan pulang tanggal 16 Oktober 2021). Yang sangat memperhatikan lagi rombongan Dirut Iran Setiaputra dan keluarga seluruhnya di upgrade ke bisnis class. Padahal Dirut dan Istri menggunakan tiket gratis, sementara anak, mantu nya membeli tiket class ekonomi promosi. Namanya keluarga Dirut Garuda yang berangkat pergi ke Amerika dan Eropa, adalah:

  1. Irfan Setiaputra/ 126212342XXXX
  2. Luthfiralda Sjahfirdi (istri Dirut)/ 126212342XXXX
  3. Aquitannya Irlandia Irfan (anak Dirut) / 126212341XXXX
  4. Airlangga Hanya Suyanto Putra (mantu Dirut) / 126212341XXXX
  5. Arjatalendra Atasan anda (cucu Dirut) / 126212341XXXX
  6. Atishalula Atalandra (cucu Dirut) / 126212341XXXX

Adapun alasan yang disampaikan ke internal Garuda, Dirut Garuda ke Amerika dalam rangka menghadiri IATA (The International Air Transport Association) Annual General Meeting & World Air Transport Summit 2021 yang diadakan dari tanggal 3 Oktober 2021 sampai dengan 5 Oktober 2021. Sesungguhnya rapat tersebut tidak perlu dihadiri oleh seorang Dirut, tetapi cukup saja dihadiri oleh Manager / Senior Manager karena rapat tersebut tidak begitu penting dibandingkan dengan Dirut menghadapi Perusahaan diambang kebangkrutan. Disini terlihat lihainya seorang Dirut Garuda Indonesia memohon ini karyawan, Menteri BUMN, dan Rakyat Indonesia dengan alasan menghadiri agenda IATA. Padahal rapat tersebut hanya berlangsung dari tanggal 3 – 5 Oktober 2021 (3 hari), sementara Dirut berada di Amerika dan Eropa dari tanggal 1 – 16 Oktober 2021.

Selain Dirut Garuda dan keluarganya, turut serta dalam penerbangan tersebut Vice President Personalia atas nama Ekstarino Irianto / 126212341XXXX dan Ass. Vice President atas nama Muhammad Naufal Aflah / 126212342XXXX.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus melakukan audit atas penggunaan tiket tersebut, karena diduga selain biaya transportasi, ada biaya akomodasi (hotel) selama berlibur yang dibiayai oleh uang Perusahaan

Apakah ini cermin dari seorang Dirut Garuda yang juga sebagai Tim Sukses Presiden Joko dan juga sebagai teman dekat dari Pramuka Anum / Menseskab (Geng ITB) sehingga berani menari-nari di atas Perusahaan yang sudah diambang kebangkrutan.

Kami Rakyat Indonesia, meminta perhatian Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Menteri BUMN, untuk tidak membiarkan para bekas Tim Sukses seenaknya mengelola Garuda Indonesia yang sudah diambang kebangkrutan.

Jakarta, 14 Oktober 2021
Kami Rakyat Indonesia Yang Prihatin

Ttd

RAINDO GARUDA

Tembusan :
Seluruh Anak Bangsa Indonesia

(**/kataberita)

Baca Juga :   Sepenggal Kisah Asmara di Tengah Hebohnya Skandal Garuda