Bahaya! Jika Jokowi dan Prabowo Tidak Dipasangkan di Pilpres 2024, Ini yang Akan Terjadi…

oleh -
Jokowi dan Prabowo Subianto
Jokowi dan Prabowo Subianto (ist. via kompas)

kataberita.id — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jok-Pro 2024 Timothy Ivan Triyono menuturkan gagasannya soal Joko Widodo (Jokowi) harus melanjutkan jabatan sebagai presiden di periode ketiga. Dia menyatakan jika Jokowi tidak lanjut sebagai presiden, maka akan membahayakan pembangunan yang telah berjalan.

“Karena pembangunan ini kalau sampai dipotong, bahaya nanti. Kita akan mulai dari nol lagi kayak Pertamina,” tutur Timothy di sela-sela syukuran Kantor Sektretariat Nasional Komunitas Jok-Pro 2024 di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (19/6/2021).

Baca Juga :   Sering Kritik Jokowi, Fahri Hamzah dan Fadly Zon Dapat Bintang Tanda Jasa, Kenapa Abu Janda Sering Puji Jokowi Gak Dapat!

Timothy mengatakan Jok-Pro terbentuk juga untuk mencegah terjadinya polarisasi ekstrem di masyarakat seperti pascapilpres sebelumnya. 

Oleh karena itu, dia menyebut Jokowi dan Prabowo penting untuk dipasangkan sebagai calon presiden dan wakil presiden 2024 agar tidak terjadi lagi polarisasi di Pilpres 2024 mendatang. Meski begitu, dia menegaskan Jok-Pro terbuka untuk segala masukan baik dari yang pro maupun yang kontra.

Baca Juga :   Daripada Membebani Negara, DPR Setuju Rencana Jokowi Bubarkan 18 Lembaga

“Jadi, kalau ada yang bilang ini tidak demokratis sangat salah sekali, karena kami sangat demokrasi sekali. Kami membuka semua kemungkinan,” kata dia.

Ketua Umum Sekretaris Nasional Komunitas Jok-Pro 2024, Baron Danardono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan deklarasi dalam lima bulan ke depan.

“Insyallah lima bulan atau empat bulan lagi kami bisa berjumpa dalam acara deklarasi,” ujar Baron di kesempatan itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.