Sekjen PDIP Buka Peluang Berkoalisi dengn PAN Pasca Amien Rais Keluar, PPP, dan PKB

oleh -
Sekjen PDIP
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat menggelar jumpa pers di Kantor DPP PDIP di Jakarta, Rabu (11/12/2019). Rakernas I sekaligus peringatan HUT partai ke 47 pada 10-12 Januari 2020 lalu di Jakarta ini mengangkat tema 'Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional' dengan sub tema 'Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Industri Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

kataberita.id — Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membuka peluang besar untuk berkoalisi dengan PAN. Hasto menyebut ideologi PAN sangat cocok dengan PDIP pasca Amien Rais tak lagi di PAN.

“Kami sama Partai Amanat Nasional sangat cocok untuk membangun kerja sama, terlebih setelah saya mendapat bisikan dari teman-teman PAN pasca Pak Amien Rais tidak ada di PAN,” kata Hasto, dalam diskusi Para Syndicate, Jumat (28/5/2021).

Menurut Hasto, tidak adanya Amien Rais di PAN akan mempermudah kerja sama politik dengan PDIP. Hasto lantas menyinggung sosok Ketum PAN Zulkifli Hasan yang berkomitmen membangun bangsa tanpa dasar agama.

Baca Juga :   Sekjend PDIP: PDI Perjuangan Hormati Proses Hukum KPK, Hukum Menegakkan Keadilan dan Kebenaran

“Itu makin mudah lagi untuk membangun kerja sama politik, dan saya tahu Pak Zulkifli beliau adalah sosok yang berkomitmen dengan bangsa dan negara, dengan sangat jelas ketika ditawari oleh koalisi partai atas dasar agama beliau menegaskan itu akan menambah pembelahan yang terjadi,” ujarnya.

Hasto mengatakan negara Indonesia merupakan bangsa yang besar. Sehinhga menurut Hasto, harus selalu dijaga marwahnya.

Baca Juga :   Bupati Nganjuk Ditangkap KPK, PKB Jatim: Novi Kader PDIP, Bukan PKB!

“Kita ini negara begitu besar dari Sabang sampai Merauke, itu kita jaga marwahnya. Apalagi di tahun ’60an kita jadi pemimpin Asia-Afrika dan Amerika latin, bangsa bangsa Islam itu merdeka karena banyak campur tangan Indonesia di konferensi Asia Afrika, dengan demikian terbuka ruang,” ujarnya.

PDIP buka peluang koalisi dengan PPP dan PKB

Hasto mengatakan PDIP bisa saja membuka peluang kerja sama politik dengan PPP dan PKB. Sebab, PPP dan PKB memiliki kesamaan secara sejarah.

Baca Juga :   PDIP Tidak Akan Berkoalisi dengan Demokrat, Andi Arief: Malu Karena Kalah dari SBY...

“Dengan PPP, kami juga mudah untuk berkoalisi, bukan hanya dia tetangga dekat dengan kami, tapi sejarah, kami punya perasaan senasib zaman orde baru itu membuat kita bertemu, terbukti ketika Bu Mega dijodohkan oleh MPR dengan Pak Hamzah Haz bisa bersahabat dengan baik,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.