Ketua KPK Firli Disebut Minta BAP Kasus Tanjungbalai soal Lili Pintauli, Ada Apa?

oleh -
Ketua KPK Firli Bahuri
Ketua KPK Firli Bahuri, (ist. ayobandung)

kataberita.id — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri disebut berupaya memperoleh Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi kasus dugaan suap Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial yang menyeret nama Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar.

Berdasarkan keterangan sumber yang diperoleh CNNIndonesia.com, upaya tersebut dilakukan Firli untuk ‘mengunci’ Lili.

“Banyak yang menduga bahwa Firli meminta BAP agar bisa mengunci Bu Lili,” ujar sumber tersebut kepada CNNIndonesia.com, Minggu (23/5).

Baca Juga :   Ada Upaya Pimpinan KPK Jegal "Jenderal Merah" jadi Kapolri? Ini Kata Fahri Hamzah

Sumber ini menuturkan upaya mendapatkan BAP yang memuat nama Lili dilakukan Firli melalui staf pribadinya, Jeklin Sitinjak.

Pada Rabu (5/5) siang, Jeklin menemui Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penyidik yang menangani kasus dugaan suap Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, M. Syahrial.

“Dan menyampaikan bahwa Pak Firli ingin meminta salinan BAP Wali Kota Tanjungbalai yang ada Bu Lilinya,” kata sumber tersebut.

Mendengar permintaan Jeklin, kata seorang sumber, Kasatgas Penyidik menyampaikan bahwa tidak bisa memberikan BAP. Sebab, menurut sumber ini, pimpinan KPK hanya bisa mendapatkan sebatas laporan perkembangan penanganan kasus saja.

Baca Juga :   Ada Penggeledahan, Kantor Banteng Tutup Gerbang Rapat-rapat

Kasatgas Penyidik ini lantas menindaklanjuti dengan menghubungi Direktur Penyidikan KPK, Setyo Budiyanto, selaku atasannya. Belum ada respons dari Setyo terkait hal ini. Pesan singkat yang dilayangkan belum dijawab hingga berita ini ditulis.

“Permintaan Jeklin tentang BAP tersebut juga didengar oleh orang-orang yang ada di ruang kerja. Pada bertanya juga apa maksud Ketua KPK minta BAP fisik. Mau ditujukan ke siapa dan mau digunakan untuk apa?” kata sumber ini.

Baca Juga :   Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Poyuono: Akan Menghancurkan Cita-Cita Prabowo menjadi Presiden

Jeklin lantas meninggalkan ruang kerja penyidik untuk meneruskan informasi kepada Firli. Tak berselang lama, ia kembali lagi dengan menyampaikan bahwa yang diminta Firli adalah BAP saksi Syahrial untuk tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungbalai, Yusmada.

No More Posts Available.

No more pages to load.