Upaya Hentikan Kekerasan Israel, Tak Usah Berharap ke Liga Arab

oleh -
Bom di Palestina
Jalur gaza dibom Israel (ist. via antara)

kataberita.id — Pengamat Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (UGM) Siti Mutiah Setiawati menilai para pemimpin negara-negara anggota Liga Arab kecil kemungkinan membantu Palestina menghadapi kekerasan yang digencarkan Israel mengingat konflik internal di masing-masing negara itu belum usai.

“Kalau bangsa Palestina terkesan diabaikan negara-negara Liga Arab, karena mereka sendiri punya masalah masing-masing,” kata Siti Mutiah saat dihubungi di Yogyakarta, Senin.

Baca Juga :   Jokowi Bicara dengan Erdogan: Indonesia Mengutuk Keras Serangan Israel yang Menewaskan Ratusan Orang di Gaza

Menurut dia, hingga saat ini tidak sedikit negara-negara Liga Arab yang masih bersitegang dengan sesama anggota. Beberapa negara bahkan masih bermasalah dengan rakyatnya sendiri, dan sejumlah negara lainnya justru bersekutu dengan Israel.

Ia mencontohkan, Arab Saudi hingga kini masih belum mengakhiri konflik dengan Yaman dan berselisih pula dengan Qatar. Demikian juga dengan Suriah yang sampai saat ini masih terjadi krisis antara pemimpin dan rakyatnya.

Baca Juga :   Jokowi Diserang, Politikus Demokrat Ungkit Janji AS Beri RP28,5 T 'Damai dengan Israel'

“Uni Emirat Arab dan Bahrain malah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Jadi, memang  mereka sudah terpecah,” kata dia.

Melihat peta situasi politik dan keamanan di Liga Arab, Mutiah pesimistis negara-negara organisasi itu akan meluangkan tenaga untuk membantu Palestina.

“Mana bisa organisasi yang bermasalah menyelesaikan masalah,” kata dia.

No More Posts Available.

No more pages to load.