Bupati Nganjuk Ditangkap KPK, PKB Jatim: Novi Kader PDIP, Bukan PKB!

oleh -
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hhidhayat
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hhidhayat (ist.)

kataberita.id — Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terkena OTT KPK. Selain Bupati Nganjuk, Novi disebut menjabat Wakil Ketua DPW PKB Jatim.

Namun, Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah membantah bahwa Novi adalah kader partainya.

“Banyak yang menyatakan Bupati Nganjuk (Novi) adalah kader PKB, itu salah. Dari pernyataannya jelas dia kader PDIP,” ujar Anik kepada detikcom, Senin (10/5/2021).

Baca Juga :   Duh Ketua PDIP Pangkep Jadi TSK Video Mesum!

Anik menjelaskan Bupati Novi sempat berharap masuk dalam kepengurusan DPW PKB Jatim. Namun, oleh pihaknya tidak diakomodir, karena Novi kader PDIP.

“Novi memang pernah mengharap masuk dalam kepengurusan DPW PKB. Tetapi tidak diakomodir karena dia sebagai kader PDIP dan kita menghargai pilihannya sebagai kader PDIP. Karenanya dia bukan kader PKB,” bebernya.

Baca Juga :   PDIP Tarik Dukungan, Risma Hormati Keputusan Partai

Sebelumnya, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terkena OTT KPK. Uang ratusan juta rupiah disita tim KPK dalam OTT. Novi diduga menerima suap terkait jual-beli jabatan di wilayahnya. Novi merupakan Bupati Nganjuk dengan masa bakti 2018-2023.

Pada Pilkada Nganjuk, Novi berpasangan dengan Marhaen Djumadi. Pasangan ini diusung PKB, PDIP dan Hanura. Novi-Marhaen akhirnya memenangkan kontestasi dengan meraup 303.192 suara atau 54,5 persen.

Baca Juga :   Ferdinand Hutahaean Mundur dari Demokrat, Ruhut: Kalau Mau Ikut ke PDIP Ok

Novi-Marhaen mengalahkan rival-rivalnya yakni Siti Nurhayati-Bimantoro Wiyono dan Desy Natalia Widya-Ainul Yakin. Pada Senin 24 September 2018, Novi Rahman Hidayat dan Marhaen dilantik Gubernur Jatim Soekarwo di Gedung Grahadi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk.

No More Posts Available.

No more pages to load.