Kesal Gegara Sering Diserang Buzzer, Jokowi dan Moeldoko Dicolek Rizal Ramli di Twitter

oleh -
Rizal Ramli
Rizal Ramli (foto: kicaunews)

kataberita.id — Ekonom senior Rizal Ramli mengungkapkan kekesalannya terhadap pendengung atau buzzer di media sosial (medsos).

Melalui akun Twitternya, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini juga mengadukan ulah buzzer kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Staf Presiden Moeldoko. Rizal “mencolek” keduanya dengan me-mention cuitannya ke akun Twitter Jokowi dan Moeldoko.

Menurut Rizal, keberadaan para buzzer justru membuat Jokowi dan Moeldoko tidak populer. Buzzer dikatakannya sering membuat narasi-narasi bodoh dan miskin kota kata.

Baca Juga :   Jokowi Berikan BLT Rp4 Juta, Segera Daftar jadi Peserta Kartu Prakerja

Dalam cuitannya, dia juga mengkritik pegiat media sosial Denny Siregar. “Mas
@jokowi @Dr_Moeldoko inilah yang bikin mas tidak populer: Ribuan buzzeRP timpe2 RR dengan narasi-narasi bodoh, miskin kosa kata dan oon. Memang kebanyakan followers-nya <10, ternakan baru. Nora lu @dennysiregar7, kerja lu cuman nernakin BusseRP, bikin malu marga Siregar aja kau,” kata Rizal seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @RamliRizal, Senin (26/4/2021).

Baca Juga :   Sering Kritik Jokowi, Fahri Hamzah dan Fadly Zon Dapat Bintang Tanda Jasa, Kenapa Abu Janda Sering Puji Jokowi Gak Dapat!

Cuitan sebelumnya, Rizal mengakui diserang buzzer sejak empat hari lalu.
“Sejak 4 hari yll, ribuan buzzeRP timpe-timpe RR dengan narasi-narasi bodoh, miskin kosa kata dan oon. Followers-nya kurang dari 10, ternakan baru. BuzzeRP ya diblocked. Nora lu @dennysiregar7n, kerja lu cuma nernakin BusseRP, bikin malu marga Siregar aja kau,” cuit Rizal.

Baca Juga :   Jokowi Sambut Baik, Giring Ganesha Akan Maju Mencalonkan Diri jadi Presiden di Pilpres 2024

Sementara itu di lini masa akun Twitternya, Denny Siregar memberitahukan bahwa akunnya di-block¬†oleh Rizal Ramli, Sabtu 24 April 2021. “Langsung di blok, saudara-saudara,” cuit Denny.

Denny juga menunjukkan cuitan sebelumnya yang menanggapi pemberitaan pernyataan Rizal Ramli yang mengatakan jika menjadi Presiden, dirinya akan menghapus Omnibus Law, membebaskan Habib Rizieq dan Jumhur Hidayat.