Duh! Hotma Sitompul Dibayar Pake Duit Suap Juliari Batubara

oleh -

kataberita.id — Jaksa KPK mengatakan mantan Mensos Juliari Peter Batubara menggunakan uang fee dari penyedia bansos Corona untuk beberapa hal. Salah satunya, membayar fee lawyer Hotma Sitompul.

“Pada sekitar bulan Juli 2020 Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono menyerahkan uang fee bansos sebesar Rp 3 miliar kepada terdakwa dan kemudian atas perintah terdakwa, uang diberikan kepada Hotma Sitompul untuk biaya pengacara yang menangani kasus kekerasan anak,” papar jaksa saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga :   Kasus Suap Bansos Covid-19: Menteri Sosial Serahkan Diri ke KPK, Begini Kronologinya

Dalam sidang penyuap Juliari dkk, Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja sempat terungkap pembayaran Hotma Sitompul. Hal itu diungkapkan oleh KPA bansos, Adi Wahyono yang saat itu menjadi saksi di sidang.

Adi menjelaskan pembayaran jasa pengacara saat itu terkait kasus yang sedang ditangani Kemensos. Fee itu sebesar Rp 3 miliar.

Baca Juga :   BPUM Tidak Cair! Anggota Komisi VI DPR Tuding BRI "Salah" Input NIK?

“Pengacara waktu itu ada kasus di Ditjen Rehabilitasi Sosial, ada kasus anak yang diajuin di Pengadilan Tangerang atau mana lupa. Saya dikontak pak menteri untuk beri fee pengacara Rp 3 miliar,” jelas Adi.

“Pengacaranya siapa?” tanya jaksa KPK menegaskan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (8/3).

Baca Juga :   Soal Laporan Mensos Risma, Rizal Ramli: Lengkap Skenario Perampokan Bansos Hak Orang Miskin Itu...

“Hotma Sitompul,” tutur Adi.

Dalam sidang ini, Juliari didakwa menerima suap sebesar Rp 32,4 miliar. Juliari disebut menerima suap terkait pengadaan bansos Corona Tahun 2020.