Wow! Ketua Bappilu Demokrat Sebut Moeldoko Pernah Bawa Map ke SBY untuk Meminta Posisi Ini…

oleh -
Andi Arief
Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief (ist. via lilputan6)

“Saat ini, saya sebagai sipil, saya tetap konsisten dengan tugas tersebut. Yaitu tugas menjaga demokrasi yang telah melekat di hati saya. Mengalir dalam darah saya,” katanya.

“Ada orang-orang yang berpolitik dengan cara-cara mencari perhatian dan membonceng kanan-kiri, mengorbankan jiwa nasionalismenya, jiwa Pancasilanya. Padahal tidak ada yang menggubrisnya,” jelasnya lagi.

Menurutnya, ia tidak pernah mengemis untuk mendapat pangkat dan jabatan. Apalagi, menggadaikan yang selama ini dia perjuangkan.

Baca Juga :   Mahfud MD Sebut SBY Sosok Religius, dan Pernah Bermimpi Buruk Tentang Situasi Negara, Ada Apa?

“Saya konsisten, saya rela mempertaruhkan leher saya untuk terus menegakkan Pancasila dan berkibarnya Merah Putih. Tetapi, jika ada yang berusaha merusak ke Indonesiaan kita. Saya akan berdiri memimpin untuk meruntuhkannya,” tegasnya.

Teranyar, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada Rabu (31/3/2021) menyatakan menolak permohonan pengesahan kepengurusan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Deliserdang, Sumatera Utara.

Baca Juga :   Ini Alasan Menkumham Tolak Permohonan Pengesahan KLB Demokrat yang Dipimpinan Moeldoko

Menkumham, Yasonna Laoly, mengumumkan bahwa pemerintah telah menolak mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko yang dibentuk melalui KLB Deli Serdang.

Menurut Yasonna, kubu Moeldoko gagal memenuhi beberapa kelengkapan di antaranya perwakilan dewan perwakilan daerah (DPD), dewan perwakilan cabang (DPC) yang tidak disertai mandat dari ketua DPD, DPC.

“Dengan demikian, pemerintah menyatakan bahwa permohonan pengesahan KLB Deli Serdang tanggal 5 Maret 2021 ditolak,” kata Yasonna pada keterangan pers, Rabu.

Baca Juga :   SBY Dinilai Dikejar Karma Luar Biasa, Darmizal: Apakah SBY Pura-Pura Lupa?

Yasonna mempersilakan kubu KLB Demokrat Deliserdang yang mengusung Moeldoko untuk menggugat ke pengadilan usai pihaknya menolak pengajuan yang diserahkan. (we/kataberita)