Elektabilitas Demokrat Naik Tajam, PDIP Turun Drastis, Diam-diam Partai Ummat Membuat Kejutan

oleh -
Bendera Partai Demokrat
Bendera Partai Demokrat (istimewa)

kataberita.id — Dalam setahun terakhir, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap menjadi partai politik unggulan. Meskipun demikian temuan survei yang dilakukan Center for Political Communication Studies (CPCS) menunjukkan elektabilitas PDIP turun drastis. Sebaliknya Partai Demokrat (PD) mengalami lonjakan naik tajam elektabilitasnya, demikian pula dengan PKS dan PSI yang juga naik elektabilitasnya.

PDIP sebagai partai berkuasa yang utama berhasil memenangkan dua pemilu berturut-turut pada 2014 dan 2019. Dengan elektabilitas yang masih tinggi, PDIP berpeluang menang lagi pada Pemilu 2024. Di kubu oposisi, Demokrat bisa menjadi tantangan bagi PDIP. Sementara itu parpol baru Ummat yang digawangi pendiri PAN Amien Rais diam-diam membuat kejutan.

Baca Juga :   Pemecatan 7 Kader Senior Demokrat, Max Sopacua: Katanya Partai Modern, Tapi Kebiri hak, Konyol, Abal-abal

“Elektabilitas PDIP jeblok, sebaliknya dengan Demokrat yang melesat, begitu pula dengan PKS dan PSI elektabilitasnya bergerak naik dalam empat bulan terakhir, serta Partai Ummat mulai berkibar,” ungkap Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta S.K. dalam press release di Jakarta pada Senin (22/3/2021).

Pada survei Maret 2020 elektabilitas PDIP mencapai 31,7%, turun menjadi 29,2% Juli dan 30,4% pada November, sekarang turun lagi menjadi 23,9%. Demokrat dari 4,6% pada Maret 2020 turun menjadi 3,8 pada Juli dan 3,5 pada November 2020, kini partai tersebut melejit menjadi 7,3%.

Baca Juga :   KLB Deli Serdang 'Ditolak' Pemerintah, Wakil Ketua MPR: Kebenaran dan Demokrasi Pilihan Pemerintah

Begitu juga dengan PKS dari 6,7% pada Maret 2020 turun menjadi 5,7% Juli 2020 dan 5,5% pada November. Saat ini, PKS naik lagi menjadi 6,4%. Sedangkan PSI dari 2,8% pada Maret 2020 naik menjadi 4,1% pada Juli dan 4,3% pada November. Saat ini terus naik menjadi 4,5%. Sementara Partai Ummat memulai debut dengan 0,1% pada November 2020 kini elektabilitasnya mencapai 1,5%, melampaui PAN yang meraih 1,1%.

Baca Juga :   Jika Anies Baswedan jadi Capres 2024, Netizen Usulkan PKS Usung Sederet Nama Pengganti Gubernur DKI

Sesudah PDIP, urutan kedua ditempati Gerindra dari 14,5% pada Maret 2020, kemudian turun menjadi 13,7% pada Juli dan 13,2% pada November dan kini sebesar 12,7% dan Partai Golkar 8,9% pada Maret 2020 kemudian turun menjadi 8,3% pada Juli dan 8,1% pada November dan saat ini 8,0%.