Menhan Amerika Serikat Peringatkan Korut: Pasukan AS Siap Bertempur Malam Ini

oleh -
FILES-US-IRAQ-IRAN-ATTACK-ROCKETS-DEFENSE
(FILES) In this file photo Secretary of Defense Lloyd Austin speaks during a visit by US President Joe Biden to the Pentagon in Washington, DC, February 10, 2021. - The United States will "do what's necessary" to defend itself, Pentagon chief Lloyd Austin said on March 7, 2021, days after rockets hit an Iraqi base hosting coalition troops, further escalating US-Iran tensions on Iraqi soil. Austin told ABC News that the US is still "developing intelligence" on who was behind the attack, which saw around 10 rockets slam into the sprawling Ain al-Assad military base in Iraq's western desert on March 3. (Photo by SAUL LOEB / AFP)

kataberita.id — Bos Pentagon atau Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin memperingatkan Korea Utara bahwa pasukan Amerika siap untuk “bertempur malam ini”. Peringatan itu disampaikan setelah para pemimpin Pyongyang mengecam dimulainya kembali latihan militer gabungan Washington dan Seoul.

Selama konferensi pers baru-baru bersama dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan rekan-rekan mereka dari Korea Selatan, Austin mengatakan kepada panel bahwa pemerintahan Biden dan militer AS tetap berkomitmen untuk denuklirisasi Semenanjung Korea, di antara tujuan-tujuan lainnya.

Baca Juga :   Ternyata Menhan Prabowo Suka Sekali Kopi, Begini Racikan Rahasianya

“Amerika Serikat tetap berkomitmen penuh untuk mempertahankan Republik Korea, menggunakan berbagai kemampuan AS, termasuk pencegah kami yang diperpanjang,” kata Austin kepada wartawan, menggandakan harapan Washington untuk mendenuklirisasi semenanjung Korea.

“Tidak ada siang hari di antara kita dalam hal ini,” ujarnya.

Austin lebih lanjut menyatakan bahwa pentingnya menjaga kesiapan militer tetap menjadi salah satu titik fokus utama dalam agendanya.

Baca Juga :   Plt Menhan AS Temui Menhan Prabowo, Ada Apa ya?

“Pasukan kami tetap siap untuk bertempur malam ini dan kami terus membuat kemajuan menuju transisi kendali operasional masa perang ke komando pasukan gabungan masa depan yang diperintahkan Korea Selatan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.