Jika PDIP Tak Usung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Ini Kata Pengamat…

oleh -
Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo (ist. via sindonews)

kataberita.id — Pilpres 2024 masih berjarak tiga tahun lagi. Namun, persemaian kandidasi capres potensial di 2024 sudah bermunculan. Berdasar survei terbaru LSI, ranking teratas masih dipegang Prabowo Subianto, lalu disusul sederet nama; Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Tri Rismaharini, dan beberapa nama lain sebagai tokoh baru yang saat ini menduduki posisi kepala daerah atau pemerintahan.

Direktur Eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir menilai, tingginya elektabilitas Ganjar Pranowo dalam sejumlah survei, semestinya membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengkalkulasi ulang langkah-langkah politik yang akan diambil. Sebab, Wempy menduga nama Gubernur Jawa Tengah itu bukan lah prioritas pertama yang akan diusung PDIP, kendati memiliki elektabilitas yang tinggi.

Baca Juga :   Ini Kode Komisioner KPU Wahyu Setiawan Minta Rp 900 Juta Atur PAW: Siap Mainkan!

Di PDIP, kata dia, ada Puan Maharani, putri Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang juga disebut-sebut sebagai salah satu calon presiden atau calon wakil presiden potensial. “Nah, kalau PDIP memaksa untuk memajukan Puan Maharani, misalnya, saya khawatir akan ada manuver dari partai luar untuk men-take over Ganjar,” ujar Wempy dalam sebuah diskusi daring, Jumat, 26 Februari 2021.

Baca Juga :   Siap Digantikan, Kursi PDIP Megawati Sudah Diincar Dua Kelompok Besar Ini...

Wempy menyebut, ada potensi PDIP berkoalisi dengan Gerindra mengusung Prabowo Subianto dan Puan Maharani di Pilpres 2024. Jika demikian, ujar dia, maka ada potensi Ganjar dipinang partai lain.

Di sini nanti akan menjadi batu ujian bagi Ganjar, apakah akan tetap setia kepada PDIP atau tidak meski tidak diusung sebagai capres,” ujar dia.

Baca Juga :   Viral, Nyasar Pesan WA Denny JA, Diduga Minta Jatah Komisaris BUMN ke LBP

Menanggapi tingginya elektabilitas Ganjar, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyebut, partai akan menunggu terlebih dulu perkembangan hingga menjelang 2024 nanti. Termasuk, menunggu seperti apa perkembangan elektabilitas Ganjar Pranowo ke depannya.

“Kami akan tunggu, tergantung dari Pak Ganjar juga bagaimana dia bisa meningkatkan elektabilitasnya, dan teman-teman PDIP, maupun dari luar kami juga bisa,” ujar Djarot dalam acara rilis hasil survei LSI, Senin, 22 Februari 2021.