Isu Cuti Haid dan Melahirkan Dihapus? Airlangga: Pengusaha Diwajibkan Beri Cuti Karyawan

oleh
airlangga-hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, foto: infobiografi

kataberita.id, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, memastikan dalam UU Cipta Kerja pengusaha diwajibkan memberikan cuti-cuti seperti cuti hamil, melahirkan, menyusui, dan haid kepada pekerja atau buruh.

Hal itu Airlangga sampaikan untuk menanggapi kabar yang beredar mengenai penghapusan cuti melahirkan dan haid.

Baca Juga :   Prabowo dan Ketum Partai Golkar Airlangga Bertemu, dan Muncul Kesepakatan Ini

“Mengenai isu cuti haid dan melahirkan dihapus, kami tegaskan pengusaha wajib memberikan cuti dan waktu istirahat, wajib memberikan waktu ibadah, demikian juga terkait dengan cuti-cuti baik itu untuk melahirkan, menyusui, dan haid tetap sesuai dengan UU lama tidak dihapus,” jelas Airlangga dalam konferensi pers penjelasan UU Cipta Kerja di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (7/10).

Baca Juga :   Aduh, Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Minus 5,32%, Target Airlangga & Sri Mulyani Tak Sesuai

Dalam Pasal 79 UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 tertulis bahwa pengusaha wajib memberi waktu istirahat dan cuti.

“Perusahaan tertentu dapat memberikan istirahat panjang yang diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Maka, klaim semua hak cuti hilang tidak benar,” serunya.

Seperti diketahui, dalam rapat Paripurna DPR RI pada Senin (5/10) telah resmi mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerja.

Baca Juga :   Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Hadiri World Economic Forum (WEF) Davos 2020 di Swiss