Dirjen Kebudayaan Kemdikbud RI, Tidak Transparan dalam Seleksi Program Penggiat Budaya 2020

oleh -621 views

kataberita.id — Dirjen Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, telah membuka kesempatan kepada masyarakat yang berpotensi dalam memggiati kebudayaan di setiap daerah-daerah yang ada di Indonesia. Pengumuman tersebut sudah tersampaikan melalui laman khususnya, yaitu https://penggiatbudaya.kemdikbud.go.id di awal tahun 2020 lalu.

Loading...

Dari informasi pendaftaran tersebut menuai polemik, terkait syarat pendaftaran bagi calon penggiat kebudayaan, yang salah satunya diharuskan memiliki sepeda motor. Hal ini menjadi polemik yang luar biasa ramainya di kalangan para pemerhati budaya dan seniman. Kabar yang beredar dari berbagai media, bahwa Dirjen Kebudayaan tidak sepantasnya memberikan syarat wajib yaitu harus memiliki sepeda motor, dan pada akhirnya keluarlah pengumuma. Kedua, tentang revisi syarat menjadi penggiat kebudayaan, dengan menghapusnya persyaratan wajib harus memiliki sepeda motor.

Tim kataberita.id, akhir mengikuti jalannya alur registrasi sampai tes kampuan umum dan kebudayaan, yang diselenggarakan pada tanggal 7 April 2019, setelah sebelumnya sempat diumumkan juga peserta yang lolos seleksi administrasi.

Baca juga :   Heboh di Tengah Salat Id Bima Arya, Ada 'Penampakan'

Namun yang disayangkan adalah, ketika peserta selesai mengisi tes online tersebut, tidak ada hasil yang keluar, artinya tidak ada nilai yang dimunculkan, seperti halnya tes CPNS yang sudah lumrah langsung keluar hasil dari apa yang sudah peserta isi tesnya.

Kekecewaan pun terasa kepada beberapa peserta tes. salah satunya adalah warga yang tinggal di Jawa Barat.

“Saya kecewa sekali dengan pansel tes online atau dirjen Kebudayaan, kenapa juga tidak dimunculkan nilai tes saya” Keluh peserta tes online yang enggan disebutkan namanya.

Senada dengan peserta lain yang berasal dari Jawa Barat juga. Ia menilai bahwa Pansel tes online Penggiat Kebudayaan ini, tidak bertanggungjawab terhadap kinerjanya. Karena ia menilai, tidak sepatutnya nilai akhir tes online itu disembunyikan.

Tampilan hasil login di menu website penggiat budaya 2020

“Bagaimana kita bisa tahu, bahwa kemampuan kita itu seberapa besarnya di dalam tes online itu.” Sambung peserta tes online yang dirinya pun bergiat sebagai pelaku seni budaya di daerahnya.

Baca juga :   Janda Cantik Sembunyikan Sabu di Kemaluan

Laman penggiatbudaya.kemdikbud.go.id ini, sampai keluarnya pengumuman kelulusan tes online dikeluarkan secara resmi di situsnya (18/4/2020), bagian dasbord setelah loginnya. Masih menampilkan info lama, yaitu jadwal tes online, dan ucapan selamat karena telan lolos mengikuti seleksi administrasi.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, harusnya pemerintah, dalam hal ini adalah Dirjen Kebudayaan, untuk bisa menjaga stabilitas, integritas, dan transparansi dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakannya. Jangan sekedar asal mengumumkan.

“Kini masyarakat pun bisa menilai, dan ini adalah soal bagaimana masyarakat bisa merasakan daya saing yang sehat, serta dalam proses pelaksanaannya pun masih mengangkat nilai nilai kebudayaan yang luhur. Bukan sekedar asal-asalan” Terang seniman, yang tidak lolos untuk mengikuti tes wawancara. (kataberita.id)

Loading...

Tentang Penulis: kataberita.id

kataberita.id
Media online yang menyajikan berita dan informasi secara faktual dan relevan, serta terupdate | kataberita.id - berkata fakta