Ini Dia Penjelasan Menko Perekonomian Airlangga Terkait Visi Presiden Jokowi bersama BPIP

oleh

kataberita.id — Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju bertemu dengan Dewan Pengawas Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta, Kamis (13/2)

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan visi Presiden Joko Widodo, yaitu “Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”. Salah satu misi turunannya adalah membentuk “Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing”

Baca Juga :   Menko Airlangga Sebut Harga Minyak Goreng Akan Turun Secara Bertahap

Setiap produk kebijakan, regulasi, dan undang-undang harus mempunyai rasa atau mengandung ideologi Pancasila. Dalam program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) tertanam ideologi tentang perikemanusiaan; BBM Satu Harga tentang Keadilan Sosial; dan Infrastruktur ada Persatuan Indonesia.

Selain itu, RUU Cipta Kerja (Ciptaker) merupakan bentuk tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo dalam penyederhanaan regulasi. Proses penyusunannya berpedoman kepada asas-asas Pancasila dalam setiap bab dan pasalnya. Nilai-nilai ideologi Pancasila pun menjadi dasar dalam perumusan Peraturan Pelaksanaan (PP dan Perpres) sebagai turunan dari UU Ciptaker tersebut.

Baca Juga :   Airlangga: Ekonomi RI Terkontraksi Lebih Rendah dari Beberapa Negara Lain

Ini semua karena Pancasila merupakan konsep ideologi yang sangat sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia, yang sudah dipikirkan dengan matang oleh para pendiri bangsa.

Bagaimanapun, demokrasi ekonomi kita harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Semua ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. (*)