Dewan Kebudayaan Kab. Cianjur Study Komparasi ke DKKT

oleh -

Tasikamalaya – Tidak seperti biasanya, Dewan Kebudayaan Kabupaten Cianjur atau sering disebut DKKC, para jajaran pengurusnya berkunjung ke Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) di Gedung Kesenian Dadaha kota Tasikmalaya (7/1).

Kegiatan yang dinamai ‘Kunjungan Budaya’ tersebut terselenggara atas dasar Program tahunan DKKC. Selain itu adanya ikatan silaturahmi antara Ihsan Subhan (Sekum DKKC) dengan ketua DKKT Bode Riswandi, yang juga sama-sama sebagai penyair dan pengelola lembaga kesenian.

Baca Juga :   PTKP HMI Cabang Cianjur Mengecam Perilaku Pejabat PDAM dan Mendorong Plt Bupati untuk Bersikap Tegas

Selain ketua DKKT Bode Riswandi dan jajaran pengurusnya yang lain, Dewan Kebudayaan Cianjur disambut juga oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata, beserta jajarannya. serta dihadiri juga oleh anggota DPRD kota Tasikmalaya.

Foto bersama DKKC dengan jajaran Dinas Pemuda Olahraga, Budaya, dan Parislwisata kota Tasikmalaya. Foto : kataberita.id

Adapun yang dibahas dalam kunjungan tersebut antarlembaga kesenian ini, saling mempresentasikan struktur dan keorganisasiannya, serta program-program kegiatan yang sudah dilakukan dan yang akan dilaksanakan di masa mendatang.

Baca Juga :   Puisi Ujang Saefudin

Menurut Ihsan, dengan adanya kunjungan ke DKKT, sebagai pengurus DKKC merasa perlu untuk mengetahui sistem kerja dan program-program kegiatan, serta sarana dan prasarana yang semestinya menunjang sebuah bangunan untuk pementasan di gedung kesenian.

“Tujuan kami ke DKKT, ya ingin bersilaturahmi dan juga study komparasi. Banyak Dewan Kesenian di Jawa Barat, dan kami memilih DKKT karena dua tahun terakhir ini DKKT banyak mengukir prestasi kinerja yang gebyar hingga level Internasional.” Ungkap Ihsan dengan serius.

Baca Juga :   5 Pejabat PDAM Cianjur Sudah Tiba di Indonesia, Mereka akan Diisolasi

Ihsan mengatakan, bahwa ia dan rekan-rekannya sangat mengapresiasi kinerja DKKT dalam membuat kegiatan kebudayaan. Selain itu penting juga buat DKKC untuk berbuat hal yang sama, bahkan harus lebih. Apalagi Cianjur adalah kabupaten yang kental sekali dengan nilai-nilai kearifan lokalnya, serta pilar-pilar budayanya yang sudah mendunia yaitu Ngaos, Mamaos, dan Maenpo. (Dik/kataberita)