VIRAL, Ini Faktanya Foto Anies Baswedan Dipotret Diam-diam Saat Tinjau Banjir

oleh -
Foto Anies Baswedan meninjau korban banjir lantas difoto diam-diam viral di media sosial. Inilah faktanya.

kataberita.id – Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diambil secara diam-diam saat meninjau korban banjir, viral di media sosial.

Dalam foto itu, Anies Baswedan tampak duduk sembari meminum teh dari gelas plastik.

Badannya juga tampak basah kuyup.

Anies tak sendirian, ada sejumlah orang lain yang ikut menemaninya.

Cuitan Helmi Felis itu viral dan dikomentari lebih dari 1000 netter dan disukai lebih dari 7.800an.

Lewat caption yang diunggah bersamaan dengan foto, Helmi Felis menulis, Gubernur Anies tampak bekerja untuk rakyatnya dan tak boleh difoto.

Bahkan foto yang disertakan Helmi Felis pun diambil secara sembunyi-sembunyi.

“Gubernur gue, kerja untuk rakyatnya. Gak boleh foto, foto juga sembunyi-sembunyi.”

“Sehat selalu pak, anda kerja ikhlas,” tulis Helmi Felis.

Cuitan akun tersebut menuai beragam komentar dari warganet.

Ada yang mengabarkan, foto tersebut adalah foto lama Anies saat meninjau banjir.

Bahkan saat itu, Anies masih menjadi calon gubernur DKI Jakarta.

Bahkan ada yang membandingkan foto Anies dulu dan sekarang saat meninjau banjir.

Baca Juga :   Hebat! Anies Bawa Jakarta Jadi Kota Buku Dunia di Acara Tahunan UNESCO WBC

Mana yang benar?

Dari hasil penelusuran Tribunnews.com, foto yang diunggah akun @helmifelis adalah foto lama Anies Baswedan saat meninjau lokasi banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Senin (20/2/2017).

Saat itu, Anies masih sebagai calon gubernur DKI Jakarta yang akan maju Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hal ini terlihat dari pakaian yang dikenakan eks menteri pendidikan dan kebudayaan tersebut.

Saat meninjau lokasi banjir di Cipinang Melayu, Anies mengenakan jaket warna merah dengan motif abu-abu.

Ia juga mengenakan kemeja warna putih.

Saat itu, Anies mengungkapkan alasannya datang ke lokasi banjir di Cipinang karena ingin melihat langsung kondisi banjir.

Dikutip dari Kompas.com, Anies berkeliling di lokasi banjir itu didampingi Ketua RW 4 Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi.

“Airnya memang deras, bukan hanya tinggi,” kata Anies, kepada awak media, di lokasi banjir tersebut.

Sementara itu, saat meninjau banjir Rabu Rabu (1/1/2019) kemarin, Anies tampak mengenakan jaket warna orange dengan motif merah.

Baca Juga :   Jawa Tengah Dikepung Banjir, Gubernur Ganjar: Saya yang Salah

Ia terlihat memakai kemeja warna merah muda dan sweater warna biru atau gelap.

Anies juga meninjau beberapa lokasi terdampak banjir, seperti di Kemang Utara.

Sebagaimana diketahui, banjir masih mengepung wilayah Jakarta dan sekitarnya hingga Kamis (2/11/2019) hari ini.

Banjir ini mengakibatkan 16 warga meninggal dengan delapan di antaranya berasal dari Jakarta.

Selain itu, lebih dari 31 ribu warga juga mengungsi.

Instruksi Anies Baswedan

Dalam instruksinya, Anies Baswedan meminta seluruh anak buahnya untuk bekerja nonstop mengatasi banjir yang terjadi sejak Rabu (1/1/2020) kemarin.

Anies berujar, tugas Pemprov DKI masih banyak untuk menuntaskan bencana banjir.

Parameter tuntasnya banjir, yakni banjir dan genangan surut; jalan dan fasilitas publik berfungsi; pengungsi kembali ke rumahnya; dan kegiatan masyarakat kembali seperti semula.

“Sampai dengan kondisi itu tercapai, kita kerja nonstop, all out, dan harus tuntas.”

“Bapak Ibu saudara sekalian, seluruh jajaran yang saya hormati, terus jaga semangat, jangan kendorkan kerja, terus bekerja all out, pastikan semua turun full team hari ini,” ujar Anies dalam rekaman suara yang dikirimkan Pemprov DKI, Kamis (2/1/2020).

Baca Juga :   Wow! Anies Lebih Unggul dari Ganjar, di Survei Capres Pilihan Anak Muda Indikator Politik

Anies menyadari, banyak anak buahnya yang kelelahan karena bekerja mengatasi banjir sejak Rabu kemarin.

Namun, tugas pemerintah tetap harus dijalankan sampai masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.

“Saya menyadari semuanya dalam kondisi lelah setelah bekerja lebih dari 24 jam.”

“Insya Allah kebahagiaan masyarakat ketika mereka bisa kembali ke rumahnya dan berkegiatan, menjadi obat bagi kelelahan kita.”

“Insya Allah kelelahan ini akan dibalas dengan pahala yang tak ternilai dari Allah SWT,” kata dia.

Selain itu, Anies meminta para lurah dan camat memenuhi semua kebutuhan warga yang menjadi korban banjir.

Dia meminta lurah dan camat aktif mendatangi warga korban banjir untuk menanyakan kebutuhan mereka dan memenuhinya.

Lurah dan camat juga diinstruksikan untuk berkoordinasi dengan tokoh masyarakat di pengungsian mandiri dan menanyakan kebutuhan di lokasi pengungsian tersebut. (Tribunnews.com)