Sajak-sajak Azril Maulana

oleh
gambar : gambargambar.co/gambar-lukisan-bunga-dan-alam-abstrak-terbaru.html

Sinposis Mata

– Buat guru kami yang cantik

Ibu kekasih kami,
yang kami kasihi

Tak ada kata dalam kamus
dapat wakili manisnya kecup
yang hendak  kami landaikan
pada ranum pipimu

Bibirmu yang tak lelah lekat
pada lipstick-mu
tak kunjung belepot
sebab sering merepot
karena kami yang bolot

Baca Juga :   Pameran Seni Mental Health Bersama Istana KSJ, Memanusiakan Manusia

Jadi, Bu
baiknya kami kecup jua
lipstick-mu itu

Sebab ialah yang paling manis
jika dikecup
paling sendu
jika dirindu

(2019)

Mengecup Sore

Sukar sekali
untuk mengecup rupamu sore ini

Baru ingat aku
kau adalah penebar luka
waktu senja hendak memalamkan mata
dari terik lelahnya hari

Macam sore ini,
waktu tangakn kita masih menggenggam
jaringan kulit yang sama
dan menyulam rerintik duka
di pelataran mata kita

Baca Juga :   Padang Panjang Kembali Menggelar Temu Penyair Asia Tenggara Tahun 2022, Ini Persyaratannya...

Macam sore ini,
waktu kedua hidung kita
masih menghirup nafas
satu sama lainnya

Macam sore ini
waktu aku tahu kalau kita
hanya rekayasa

(2019)

Azril Maulana, pelajar aktif di Pondok Pesantren Al-Ittihad dan tergabung dalam komunitas kepenulisan KATAPURI.