Sungai Cilamaya Riwayatmu Kini…

oleh -

Sungai Cilamaya sudah tercemar limbah berbahaya industri 19 tahun lamanya, tanpa ada keseriusan dalam penanganan sehingga sungai Cilamaya menjadi bersih dan bersenyawa dengan masyarakatnya.

Secara geografis sungai Cilamaya melingkupi Karawang, Subang dan Purwakarta, perlu dihadirkan kebijakan yang extra ordinary karena persoalan ini sudah menahun.

Sebagai bahan informasi, Perusahaan yang berada di Daerah Aliran Sungai Cilamaya:

Baca Juga :   Ini Resolusi FORDAS Cilamaya Berbunga, Tahun 2020

KARAWANG :

  1. PT. Associated British Budi

Kabupaten Subang :

  1. Papertech
  2. Cottonindo Ariesta
  3. Pelita Cengkareng Paper
  4. Trimulya Warna Jaya
  5. Budi Makmur Perkasa

Kabupaten Purwakarta :

  1. Elite Paper Indonesia
  2. Assa Paper Utama
  3. Sanfu
  4. Catur
  5. Puri Nusa Eka Persada

Cibayawak/anak sungai Cilamaya ;

  1. PT NIPPON PAINT
  2. PT. ARTHA MULIA BETON
  3. PT. BRIDGESTONE
  4. PT. CHANDRA KEMAS ABADI
  5. PT. CIOMAS ADISATWA (japfa group)
  6. PT. EINS TREND
  7. PT. GISTEX CHEWON
  8. PT. INDONESIA VICTORY GARMENT
  9. PT. JAPFA COMFEED
  10. PT. JAYA BETON INDONESIA
  11. PT. LION METAL WORKS
  12. PT. ONGPIN
  13. PT. PP URBAN PRACETAK
  14. PT. PRIMA ILJO
  15. PT. TIB INDONESIA JAYA
  16. PT. VELASTO
  17. PT. WARRENTY
  18. PT. WASKITA BETON PRECAST
  19. PT. YC TEC INDONESIA
  20. PT. HS APPAREL
Baca Juga :   Muslim Hafidz : Kementrian LH dan Stake Holder Harus Turun Tangan untuk Kembalikan Sungai Cilamaya Kembali Bersih